breaking news New

PENERTIBAN PEDAGANG DAN PARKIR DI JALAN PROTOCOL

Paringin – Penertiban guna memperindah kota Paringin Kabupaten Balangan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah agar tercipanya suasana yang aman dan nyaman.

Para pedagang yang biasanya berjualan di jalan protocol, tepatnya di jalan sepanjang Tugu Perjuangan Paringin kembali menjadi perhatian serius oleh jajaran Pemkab Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Meski sebelumnya sudah pernah dilarang, para pedagang yang kebanyakan merupakan pedagang buah ini kembali berjualan sepanjang trotoar di Jalan A. Yani, sehingga selain menggangu pengguna trotoar juga menganggu arus lalu lintas.

“Kita kembalikan para pedagang buah ini ke tempat semula, sehingga tidak adalagi yang berjualan di pinggir jalan,’’ ujar Kepala Dinas Perdagangan Zainal, AA saat mengelar rapat bersama dinas teknis terkait mengenai permasalahan ini, Rabu (2/1/2018).

Berhadir dalam rapat bersama tersebut, Kepala Satpol PP Rakhmadi Yusni, Kepala Dinas Perhubungan Ardiansyah, Assisten I Ahmad Fauzi, Staf Ahli Yuliansyah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Musa Abdullah.

Penataan kawasan jalan protokol ini, menurut Zainal, sesuai intruksi Bupati Balangan H Ansharuddin, dimana Bupati menghendaki sepanjang jalan protokol ini bebas dari pedagang, sehingga fungsi trotoar berjalan sebagaimana mestinya, terlebih trotoar seputaran kawasan tersebut baru diperbaiki.

“Ini tugas kita bersama, bagaimana supaya kawasan tersebut steril dari para pedagang, baik pada hari biasa maupun hari Senin yang merupakan hari pasar mingguan di Paringin,’’ ungkapnya.

Kepala Satpol PP Balangan, Rakhmadi Yusni menyampaikan, jika pihaknya siap menertibkan semua pedagang yang berjualan di bahun jalan maupun trotoar, untuk menghindari semrawut yang selalu terlihat di Pasar Paringin.

Namun sebelum penertiban, menurut Rakhmadi, para pedagang diberikan pemahaman dan juga himbauan, terlebih bagi para pedagang mingguan yang berjualan setiap hari Senin.

“Kita juga harus siap mencarikan alternative pemindahan para pedagang mingguan ini, agar saat dilarang berjuala mereka sudah ada tempat lain,’’ ujarnya.

Komitmen untuk menertibkan kawasan tersebut, juga dilontarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, pihaknya juga akan turun menata dan mengawasi kawasan jalan protokol tersebut, supaya tidak ada lagi yang parkir di wilayah itu, terkhusus saat hari Senin.

“Kami siap untuk menata agar kawasan ini bebas dari parkir kendaraan, terlebih mobil yang parkir sekaligus berjualan,’’ bebernya.

Kawasan sepanjang jalan protokol ini memang menjadi daerah pusat Kota Paringin, selain dekat dengan bundaran dan pasar Paringin, di kawasan ini juga terdapat tugu perjuangan dan taman sanggam serta beberapa kantor pemerintahan. Sehingga kawasan ini selalu ramai akan lalu lintas, sabab itulah kawasan ini sering dijadikan lapak dagangan oleh para pedagang menjual dagangannya. Diharapkan dengan ditertibkannya para pedagang tidak lagi kembali menempati trotoar dan badan jalan untuk berdagang juga parker yang tdidak pada tempatnya (MC Balangan/Sr)

Leave a Comment