breaking news New

Monev Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Balangan

Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin Kasi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran IIC Setyo Juri berkunjung ke Kabupaten Balangan pada Rabu 26 Juni 2019. Kunjungan ini dalam rangka monev berkala terkait penggunaan dan pengelolaan Dana Desa yang bersumber dari APBN. “Maksud kedatangan kami ke Kabupaten Balangan adalah untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait dengan penggunaan dan pengelolaan Dana Desa TA. 2019. Balangan kita jadikan lokus monev karena mempertimbangkan Kabupaten Balangan dalam proses penyaluran Dana Desa tahap I dan II TA. 2019 ini yang paling cepat Se-Kalimantan Selatan. Jadi selain monev kita ingin tahu kiat-kiat yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Balangan sehingga mampu cepat dalam proses penyaluran ini, sehingga nantinya kami selaku Tim Monitoring dapat membagi kiat-kiat tersebut kepada Kabupaten lain yang terkendala atau terlambat dalam proses penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKUD”.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melalui Kabid Keuangan dan Aset Desa Andi Firmansyah menuturkan bahwa “kunci dari cepatnya penyaluran Dana Desa 2019 adalah siapnya regulasi (Perbup) penyusunan APBDes 2019 diakhir tahun 2018 dan tersusunnya kompilasi laporan konsolidasi realisasi penyerapan dan capaian ouput Dana Desa TA 2018 di awal tahun 2019. Untuk itu kiat yang dilakukan adalah melakukan monev/rakor Siskeudes secara berkala setiap triwulan, memperkuat peran pembinaan serta menjalin koordinasi dan kerjasama dengan seluruh pihak terkait mulai dari BKD, Inspektorat, Bagian Hukum, Kecamatan dan Pemerintah Desa”.

Monev selain dilakukan di Dinas PMD, juga dilanjutkan ke lapangan yaitu ke Desa Dahai untuk melihat langsung penggunaan dan pengelolaan Dana Desa 2019. Tim memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Dahai yang transparan dalam pengelolaan Dana Desa dengan adanya baliho realisasi Dana Desa 2018 dan APBDes 2019. “Baliho ini kita pasang sesuai perintah Bupati Balangan melalui Surat Edaran yang dibagi DPMD keseluruh Desa” ujar H. Sulaiman Kepala Desa Dahai.

Kemudian monev dilanjutkan dengan wawancara dan diskusi serta meminta masukan dan saran dari Pemerintah Desa terkait kendala yang dihadapi agar kedepannya dapat lebih baik lagi. Dan terakhir, dilakukan monitoring pembangunan Jalan Usaha Tani dan bangunan TPA serta mengunjungi usaha pencucian kendaraan yang dikelola BUMDes Dahai Maju Berkarya. “kami bangga dan senang melihat Desa mampu memaksimalkan Dana Desa sesuai prioritas pengunaan dana Desa dan hasil musyawarah Desa” tutup Setyo (Hms/Sgmk).

Leave a Comment