breaking news New

21 RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI BALANGAN SEGERA DIREHAB

Paringin - Total dana diterima per keluarga yang rumahnya direhab adalah sebesar Rp.  21.000.000, dan berasal dari dana APBD Kabupaten Balangan Tahun 2019.

agar dapat segera merealisasikan salah satu upaya Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Balangan dalam hal Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH), Keoala   Dinas Sosial Kabupaten Balangan  melalui Sekretaris Dinas telah menyerahkan  Dana gotong royong rehab rumah sebesar Rp.  3.000.000,- Kepada sejumlah Kepala Desa yang rumah warganya diikutkan dalam program,  hari ini tadi,  Senin (22/7/2019) di Aula Dinas Sosial di Paringin.

Dengan disaksikan oleh sejumlah perwakilan kecamatan di Kabupaten Balangan,  Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Balangan,  Rusdianyah mengungkapkan bahwa,  untuk teknis kegiatan RS-RTLH di Kabupaten Balangan memang bernilai Rp.  21.000.000,- dengan rincian Rp.  3.000.000,- untuk dana gotong royong pembangunan dan Rp.  18.000.000,- untuk bahan bangunan.

"Untuk tahun 2019 ini,  memang dana RS-RTLH memang dirancang seperti itu selain bertujuan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat pra sejahtera untuk memiliki Rumah yang layak huni,  juga sebagai upaya untuk kembali menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian dan kegotong royongan masyarakat, " ungkapnya.

ditambahkannya,  dari Dana APBN murni pada Dinas Sosial tahun 2019 ini jumlah keluarga penerima manfaat (KPM)  berjumlah 21 buah,  dan untuk dana ABT dianggarkan lagi sejumlah 25 KPM.

sementara itu,  Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Balangan Hajjah Nursidah ikut menambahkan bahwa,  untuk pembelian Bahan Bangunan ini semua didasarkan pada proposal yang diajukan oleh Desa yang diketahui oleh pihak kecamatan,  dan telah di verifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Balangan.

"Ada 7 Kecamatan yang mendapatkan program ini,  yaitu Kecamatan Halong 2 buah,  Awayan 3 buah,  Paringin Selatan 2 buah,  Tebing Tinggi 2 buah,  Juai 2 buah,  Batu Mandi 3 buah,  dan Kecamatan Lampihong 7 buah, " urai nya.

selanjutnya,  untuk Kecamatan Paringin sementara ini memang tidak mendapatkan dana program karena,  berdasarkan hasil verifikasi terhadap 4 proposal yang diajukan ke Dinas Sosial ternyata tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

sebelum mengakhiri pertemuan,  Kepala Bidang yang juga merupakan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan ini juga menjelaskan bahwa,  memang untuk mendapatkan bantuan RS-RTLH ini harus memenuhi kriteria dari keluarga miskin yang terdaftar pada Basis Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin,  kerusakan rumah 60-75%,  dan diajukan proposal oleh Desa kepada Dinas Sosial.

"jadi,  Program RS-RTLH ini tidak hanya sebuah bentuk kepedulian,  namun lebih kepada kewajiban pemerintah kepada masyarakatnya.  dan apabila kita perhatikan prosesnya,  maka program pengentasan kemiskinan ini hanya bisa jalan apabila semua sistem itu berjalan.  dan semuanya itu dimulai dari sistem yang dekat dengan masyarakat itu sendiri di desa, " pungkasnya.  [Rie]

Leave a Comment