breaking news New

ASN Balangan Raih Penghargaan Kalpataru 2019

Jakarta – Setelah selama 7 tahun terakhir berkeliling Kalimantan Selatan untuk mengeksplorasi dan menerbitkan buku berjudul Potret Buah Nusantara Masa Kini dan Buah Hutan Kalimantan Selatan seri 1-6. Mohammad Hanif Wicaksono, Pria kelahiran Blitar 32 tahun silam yang juga ASN Pemkab Balangan ini berhasil meraih anugerah penghargaan Kalpataru, dalam pembukaan pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center JCC, Kamis (11/7/2019).

Penggagas dan pelestari tanaman buah langka di Desa Marajai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, menjadi satu dari sepuluh penerima penghargaan Kaltaparu. Dalam kesempatan itu penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

"Penghargaan Kalpataru merupakan apresiasi tinggi yang diberikan kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis menyelamatkan dan membina perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan," kata Jusuf Kalla dalam sambutannya.

Dia juga menuturkan bahwa, penghargaan ini membuka peluang bagi perkembangan Inovasi dan kreativitas, serta mendorong prakarsa masyarakat, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu dan kelompok masyarakat dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Kehutanan secara berkelanjutan.

Terkait dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.30/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2017 tentang penghargaan Kalpataru). Penghargaan Kalpataru 2019 ini telah memasuki usia 39 tahun yang dimulai sejak 1980 dan saat ini sebanyak 378 penerima penghargaan Kalpataru telah tersebar di seluruh tanah air.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, penghargaan Kalpataru sejatinya merupakan amanah bagi penerimanya untuk menjaga dan bahkan meningkatkan perannya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Kehutanan.

Terkait dengan amanah yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Mohmmad Hanafi Wicksono selaku penerima penghargaan mengungkapkan terkait tindak lanjut ke depannya.

“Ada kepikiran juga nanti akan dikembangkan lebih lanjut lagi, pengembangannya itu ada, sudah direncanakan, untuk selanjutnya saya lebih fokuskan ke Marajai dulu, ingin mengembangkan Marajai dulu, nanti saya usahakan bisa bekerja sama dengan beberapa pihak, selain mengembangkan konservasinya nanti juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena saya ingin apa yang saya dapat ini bisa berdampak positif ke wilayah-wilayah Marajai dan Balangan,” imbuh dia.

Sejalan dengan rencana Mohammad Hanif Wicaksono, Musa Abdullah selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan memberikan support serta dukungan.

“DLH Kabupaten Balangan terutama dalam bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan akan mengidentifikasi kembali terkait dengan potensi-potensi apa yang ada, terutama para masyarakat Balangan yang telah melakukkan penyelamatan lingkungan hidup," ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan program, yang bekerja sama dengan instansi swasta maupun pemerintah lainnya untuk bisa membantu pengembangan penyelamatan lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Balangan. (MC BALANGAN/Sgmk)

Leave a Comment