breaking news New

Program Bedah Rumah

PARINGIN – Melalui program Bedah Rumah, Pemkab Balangan yang dimotori Dinas Sosial melakukan renovasi atau perbaikan sebanyak 31 rumah warga tergolong kurang mampu, yang tersebar di beberapa kecamatan.

Sejumlah warga yang menerima program ini berada di Desa Mihu Kecamatan Juai, Desa Batumandi Kecamatan Batumandi, Desa Sungsum Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Matang Hanau Kecamatan Lampihong, dan Baruh Bahinu Kecamatan Paringin Selatan.

Di Desa Batumandi, Senin (2/9/2019), pelaksanaan Bedah Rumah milik warga disaksikan langsung oleh Bupati Balangan H Ansharuddin, yang berkesempatan melakukan pembongkaran bangunan rumah secara simbolis, sebagai tanda dimulainya renovasi.

Turut hadir pada acara ini, unsur Forkopimda, Ketua TP. PKK Balangan Hj Nursidah Ansharuddin, Kepala Dinas Sosial H Ribowo dan sejumlah Kepala SKPD lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial H Ribowo menyampaikan bahwa kegiatan renovasi rumah merupakan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) yang dilaksanakan oleh jajarannya.

“Di tahun 2019 ini, kita memberi bantuan perbaikan rumah tidak layak huni atau bedah rumah sebanyak 31 unit rumah. Untuk memastikan tepat sasaran, semua usulan proposal pengajuan RS-RTLH oleh desa melalui kecamatan setempat yang sudah kami verifikasi,” terangnya.

Ditambahkan Ribowo, bahwa program RS-RTLH bersumber dari dana APBD Kabupaten Balangan untuk 2 unit rumah, APBD Provinsi Kalimantan Selatan 6 unit, dan sisanya dari APBN Pusat.

“Total yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berbeda-beda. Untuk penerima manfaat yang berasal dari dana APBD Kabupaten Balangan, masing-masing sebesar Rp 21 juta, kemudian penerima manfaat yang berasal dari dana APBD Provinsi Kalsel serta APBN Pusat masing-masing Rp 15 juta,” ungkap Ribowo.

Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa inti dari bedah rumah ataupun rehab rumah tidak layak huni, adalah peningkatan kelayakan rumah tersebut bagi penghuninya ditinjau dari segi kesehatan.

“Ini mengingatkan kita mengenai pentingnya kebersihan diri, rumah dan lingkungan, serta gaya hidup sehat. Dengan kesehatan, kita bisa optimal melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Khusus kepada warga penerima manfaat bantuan bedah rumah ataupun rehab rumah tidak layak huni, Ansharuddin juga mengharapkan agar bisa menjaga dan memelihara kebersihan rumah setelah selesai direnovasi.

“Syukurilah bantuan ini dengan hati yang tulus, dan manfaatkan bantuan yang diberikan itu sebaik-baiknya untuk kesejahteraan keluarga. Kita juga akan upayakan, agar program Bedah Rumah dapat dianggarkan setiap tahun, dengan harapan seluruh warga Balangan bisa menempati rumah yang layak,” harap Ansharuddin.

Leave a Comment