breaking news New

Pembukaan Workshop Pra Evaluasi SAKIP

PARINGIN – Kita di Balangan harus mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) dengan serius, dengan sebaik-baiknya, agar benar-benar dapat kita peroleh efisiensi anggaran, dan manfaat pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat luas di Bumi Sanggam.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Balangan H Ansharuddin dalam sambutannya saat membuka secara resmi Workshop Pra Evaluasi SAKIP, yang berlangsung di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Sabtu, (7/9/2019).

Pada acara pembukaan workshop yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan ini, juga dihadiri para Kepala SKPD, Kepala Bagian Organisasi Hj Ernawati, dan narasumber, yakni Sekretaris Inspektorat Provinsi Kalsel, Sulkan, dan Kepala Bagian Pemberdayaan Aparatur Inspektorat Kalsel, Tuti Naya.

Lebih lanjut, disampaikan Bupati H Ansharuddin bahwa situasi di Balangan, masih sangat banyak hal yang harus dibenahi, oleh karena itu perlu benar-benar dipahami bahwa efisiensi tidak cukup hanya dengan memangkas anggaran, namun efisiensi harus juga dikejar dengan cara mendorong peningkatan efektivitas pemanfaatan anggaran oleh seluruh SKPD.

“Pelaksanaan program dan kegiatan harus berorientasi pada hasil. Jangan lagi berpikir sekadar bagaimana menghabiskan anggaran, tetapi pikirkan manfaat apa dari hasil kerja yang akan dilaksanakan,” tekannya.

Dikatakan Ansharuddin, bahwa manajemen berbasis kinerja, atau SAKIP bukan sekadar sekumpulan dokumen, melainkan sangat besar pengaruhnya terhadap efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran pemerintah. Mengingat pentingnya SAKIP, kepada seluruh peserta workshop, Ansharuddin menginstruksikan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama dan sungguh-sungguh.

“Ikuti setiap penyampaian materi dengan seksama, pahami betul-betul, manfaatkan waktu dan sessi yang disediakan untuk memperdalam pemahaman terkait materi. Setelah workshop ini, dokumen SAKIP kita harus lebih berkualitas, bahan periksa harus lebih baik lagi, dan yang sangat penting, dampaknya juga harus kita dapatkan, yaitu efisiensi anggaran dan raihan hasil-hasil pembangunan yang signifikan di Balangan,” tegas Ansharuddin.

Sebelumnya, Kepala Bagian Organisasi Hj Ernawati dalam laporannya juga menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya workshop adalah untuk melakukan perbaikan, baik secara administrasi maupun secara kinerja, karena Laporan AKIP merupakan salah satu substansi penting bagi arah capaian reformasi birokrasi Kabupaten Balangan.

“Workshop ini kita gelar selama 2 hari, tanggal 7 dan 8 September 2019 dengan peserta yang terdiri dari para pejabat yang menangani urusan perencanaan dan pelaporan di semua SKPD. Kita berharap dengan adanya perbaikan kinerja, penilaian SAKIP yang ditahun sebelumnya mendapatkan nilai B dengan indeks 62,64, bisa menjadi BB dengan indeks yang lebih tinggi lagi,” harap Ernawati.

Leave a Comment