breaking news New

Pelantikan Panwascam Pilkada Balangan 2020

PARINGIN – Menyongsong agenda Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Balangan pada bulan September 2020, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Balangan melantik 24 orang Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Balangan.

Pelantikan Panwascam dilakukan langsung oleh Ketua Panwaslu Balangan Rosmelyanoor di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Senin (30/12/2019). Hadir menyaksikan prosesi pelantikan ini, Bupati Balangan H Ansharuddin, unsur Forkopimda, sejumlah Kepala SKPD, perwakilan Bawaslu Kalsel dan unsur Partai Politik.

Pelantikan langsung dilakukan Ketua Panwaslu Kabupaten Balangan Rosmilyanoor yang disaksikan, Bupati H Ansharuddin, perwakilan Banwaslu provinsi Kalsel, Forum komunikasi pimpinan daerah, sejumlah kepala SKPD Pemkab dan para Danramil, para Camat serta pimpinan Parpol.

Dalam sambutannya usai melantik Panwascam, Ketua Panwaslu Balangan Rosmelyanoor mengungkapkan bahwa anggota Panwascam yang dilantik, merupakan hasil rekrutmen secara online yang dilakukan pihaknya pada tanggal 13 Desember 2019 lalu.

“Dari 113 orang pelamar yang mendaftar, terpilih 24 orang yang akan ditugaskan masing-masing 3 orang per kecamatan. Anggota Panwascam wajib menindaklanjuti setiap aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pemilu di tingkat kecamatan," terang Rosmelyanoor.

Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik untuk mengemban amanah penting dalam proses demokrasi dan memberi kontribusi penting dalam sejarah Kabupaten Balangan.

"Nama saudara mungkin memang tidak akan dicatat dalam sejarah karena peran saudara sebagai Panwascam, namun bila saudara jalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan, jasa dan kontribusi saudara sama sekali tidak dapat dihapuskan," ucapnya.

Kepada anggota Panwascam, Ansharuddin juga meminta agar melakukan persiapan yang matang, profesionalisme dalam bekerja, serta saling koordinasi mengingat pilkada adalah sebuah hajatan besar dengan permasalahan yang kompleks.

"Jangan nodai kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara. Jauhkan diri dari potensi-potensi godaan yang bisa mempengaruhi niat ikhlas dan profesionalisme dalam bekerja. Masyarakat mengawasi kinerja saudara, baik secara langsung maupun melalui bantuan media sosial, media massa, LSM, pemerintah, dan lain-lain," pungkas Ansharuddin.

Leave a Comment