breaking news New

Ribuan Jamaah Ikuti Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN– Ribuan orang jamaah terpantau memadati area Komplek Makam Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Juai, Sabtu (4/1/2020) untuk mengikuti acara Haulan sosok ulama penyebar agama Islam di daerah Balangan tersebut.

Para jamaah dengan khusyuk mengikuti prosesi haulan yang diawali dengan pembacaan Tahlil dan Shalawat yang dipimpin oleh ulama kharismatik KH. Asmuni dari Danau Panggang atau dikenal dengan sebutan Guru Danau.

Nampak pula hadir diantara jamaah, Bupati Balangan H Ansharuddin, Ketua dan beberapa anggota DPRD, unsur Forkopimda, sejumlah Kepala SKPD dan Penceramah Habib Nizar Alaydrus dari Jember, Jawa Timur.

Usai pembacaan Tahlil, dilanjutkan dengan pembacaan Manakib Prof Dr Asmaran selaku keluarga dari garis keturunan Datu Kandang Haji. Dalam Manakib tersebut juga dijelaskan bahwa selama menyebarkan agama Islam di Kabupaten Balangan, Datu Kandang Haji membangun beberapa masjid yang keberadaannya masih ada saat ini mesjid di beberapa daerah.

“Masjid yang di bangun Datu Kandang Haji adalah Masjid Al Mukarramah di Desa Bangkal, Kecamatan Halong, Masjid Jannatul Ma’wa di Desa Buntu Karau Kecamatan Juai, dan Masjid Sirajul Huda di Desa Paran Kecamatan Paringin,” terang Prof Dr Asmaran.

Dalam sambutannya Bupati Balangan H Ansharuddin, mengucapkan selamat datang di Kabupaten Balangan kepada para alim ulama dan jamaah peziarah yang datang dari luar Balangan, untuk menghadiri acara haulan, sebagai bentuk apresiasi yang tinggi terhadap ketokohan Datu Kandang Haji.

”Kehadiran saudara sekalian untuk bersama-sama mengenang dan mendoakan beliau, merupakan kebanggaan dan kegembiraan tersendiri bagi kami sebagai tuan rumah tempat bersemayamnya beliau. Kebanggaan karena memiliki tokoh yang selalu dikenang, dan kehormatan karena jumlah pengunjung yang demikian besar dan semakin bertambah dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Sanggam ini juga mengharapkan, melalui kegiatan haulan tercipta hubungan yang baik dan saling mendukung antara pemerintah, ulama dan masyarakat sehingga kebersamaan akan selalu bisa terpelihara dengan baik.

“Kita juga berharap, dari kegiatan ini kita selalu dapat mengambil hikmah untuk menambah pengetahuan, mempertebal keimanan dan mengkoreksi pola pikir yang kurang baik, sehingga nantinya juga mewarnai tutur kata, sikap dan perilaku kita menjadi semakin baik dalam menjalani hari-hari ke depan,” harap Ansharuddin.

Leave a Comment