breaking news New

Bupati Ansharuddin Turut Musnahkan Puluhan Barang Bukti Kejahatan di Kejari Balangan

PARINGIN– Puluhan jenis barang bukti hasil tindak pidana dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Balangan, kemarin Senin (17/2/2020).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berupa narkoba, senjata tajam (sajam) dan lainnya, yang merupakan barang bukti tindak pidana dari 50 perkara yang telah berkekuatan hukum atau sudah diputus oleh pengadilan.

Pemusnahan barang bukti digelar di halaman kantor Kejari Balangan, turut langsung dihadiri oleh Bupati Balangan H Ansharuddin, Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, Dandim 1001/ Amuntai-Balangan yang diwakili Danramil Batu Mandi, Kapten Inf Rukijan. Serta Kepala Pengadilan Negeri Balangan dan Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan.

Kepala Kejaksaan Negeri Balangan, Khaidir memimpin langsung pemusnahan barang bukti tersebut. Ia juga bersama pejabat yang berhadir memasukan barang bukti sejenis narkoba dan narkotika ke dalam blender untuk kemudian dihancurkan, dan barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.

Perihal pemusnahan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Balangan, Khaidir menerangkan, semua barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil dari perkara pada 2019. 

"Kami memusnahkan sabu-sabu, dan jenis obat-obatan daftar G yang dijual secara ilegal. Ada pula senjata tajam dan barang bukti lainnya," ucap Khaidir. 

Pemusnahan barang bukti ini sendiri, menurut orang nomor satu di jajaran adiyaksa Balangan ini, menjadi kegiatan tahunan. 

Tentunya barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil yang dikumpulkan dari beberapa bulan perkara. 

Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin, mengapresiasi hasil yang didapat oleh Kejari Balangan.

Melihat banyaknya barang bukti yang dimusnahkan, menurutnya hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Karena terlihat banyaknya tindak kriminal yang dilakukan. Termasuk adanya anak-anak yang menyalahgunakan narkoba.

"Selain itu ada kasus yang membawa sajam. Jadi ini jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan, dan ini merupakan satu upaya pemerintah dalam rangka menekan angka kriminalitas dan mensejahterakan rakyat," pungkasnya.(Rie/elh)

Leave a Comment