breaking news New

Bupati Ansharuddin Laporkan Hasil Panen Padi Kepada Menteri Pertanian RI Melalui Video Conference

PARINGIN – Dalam rangka Panen Padi dan Jagung Perdana, Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahril Yasin Limpo mengadakan Video Conference dengan 12 Kepala Daerah Se-Indonesia, dan salah satunya adalah Bupati Balangan H Ansharuddin.

Untuk Kabupaten Balangan, Video Conference dengan Menteri Pertanian RI tersebut dilakukan langsung di lokasi panen padi perdana di Desa Galumbang, Juai, Selasa (14/4/2020). Turut mendampingi Bupati Balangan, yakni Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan, Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, perwakilan Dandim 1001 Amt/Blg, dan Kepala Dinas Pertanian Rahmadi, serta beberapa petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Desa Galumbang.

Kepada Menteri Pertanian RI, Bupati Balangan, H Ansharuddin melaporkan ada sekitar 200 hektar padi yang dipanen pada kegiatan panen perdana di wilayah Kabupaten Balangan.

“Realisasi panen atau produksi bulan Januari hingga April ini, ada sekitar 29.285 ton gabah dengan rata-rata produksi kita per hektarnya adalah 6,8 ton. Sedangkan target tanam untuk tahun ini adalah 32.389 hektar dan realisasinya adalah 33.766 hektar atau melebihi target sebanyak 1.377 hektar,” lapornya.

Untuk hasil panen jagung, ditambahkan Ansharuddin, penanaman dari Januari sampai dengan Desember 2020 ditargetkan seluas 5.353 hektar, dengan realisasi tanam sampai bulan April seluas 759 hektar.

“Realisasi panen jagung sampai bulan April 2020 seluas 741 Hektar, dengan produksi 6.497 ton,” terangnya.

Berdasarkan perolehan hasil-hasil panen tersebut, Ansharuddin juga mengharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Balangan tetap dalam situasi aman, khususnya ketersedian beras.

“Dengan kondisi seperti ini, kami juga berharap ketersediaan beras untuk pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Balangan, ke depannya aman termasuk untuk menghadapi kondisi pandemi Covid-19,” harap Ansharuddin.

Sementara itu Menteri Pertanian RI Syahril Yasin Limpo dalam arahannya menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian RI memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar, dan pemerintah akan mengantisipasi agar harga gabah di tingkat petani tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Saya meminta daerah segera menyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan meminta daerah mengawal harga jangan sampai di bawah HPP. Pada masa wabah Covid-19 ini, ada 2 agenda utama yang menjadi prioritas utama negara, yaitu bidang kesehatan dan pemenuhan pangan. Meskipun ada wabah, petani kami minta tetap semangat dan Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan untuk memperlancar produksi,” pinta Menteri Pertanian.

Adapun 11 Kepala Daerah lainnya yang melakukan Video Conference dengan Menteri Pertanian RI yakni Bupati Serdang Bedagai, Bupati Banyuasin, Bupati Bengkulu Selatan, Bupati Rejang Lebong, Bupati Cianjur, Bupati Barru, Bupati Banggai, Bupati Konawe Selatan, Bupati Sumbawa Barat, Bupati Dompu, dan Bupati Nagekeo.

Leave a Comment