breaking news New

SIDa Harapan Produktifitas UMKM di Balangan

Paringin - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Balangan melalui Bidang Pembangunan Teknologi dan Inovasi menggelar FGD Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Klaster Inovasi guna mendorong UMKM yang produktif (1/10/2020).

Turut hadir pejabat teknis dan peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Propinsi Kalimantan Selatan, OPD terkait, Lembaga Inkubator Bisnis Sanggam Mart, HIPMI, UKM mandai gundul dan ojol sanggamku serta rekan media dr PWI Balangan. 

Ahmad Zaky Maulana Peneliti Balitbangda Propinsi Kalsel yang dalam kesempatan ini sebagai narasumber menyampaikan bahwa SIDa yang merupakan bagian dari Sistem Inovasi Nasional (SINas) berdasarkan SK Bersama Menristek dan Mendagri dalam rangka mendorong peningkatan produktifitas UMKM di daerah melalui penguatan Produk Unggulan Daerah (PUD).

Dalam penerapannya perlu keterlibatan pemerintah daerah, akademisi, swasta dan komunitas komunitas ekonomi di daerah dan ini bs dituangkan kedalam bentuk susunan Tim Inovator Daerah imbuhnya.

Dalam sesi diskusi banyak hal hal yang menarik untuk dijadikan bahan pengutan SIDa dimasa akan datang seperti intergrasi dengan RPJMD atau minimal RKPD. Selain itu dokumen SIDa bersifat dinamis maka dalam proses pelaksanaannya dapat dilakukan riview terhadap kendala kendala yang dihadapi. 
Bahkan dalam rangka pendampingan serta pembinaan para UMKM, ekonomi kreatif dan tenan tenan daerah dapat membentuk inkubator bisnis dan teknologi (non profit). 

Minimal ada 3 hal yang bisa dikakukan IBT dalam menginkubasi tenan tenan yaitu pembekalan telnis/skil, menggali sumber permodalan dan proses perijinan.

Kepala Balitbangda Kabupaten Balangan Aidinnor mengatakan kuatnya daya saing daerah ditentukan dengan membudayanya inovasi baik di pemerihan maupun di masyarakat. Tentu dalam melaksanakan roadmap SIDa ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan perlu kecermatan dan kerja sama dari banyak pihak. 

Kami berharap kedepan Balitbangda Kabupaten Balangan dapat bersinergi lebih kepada banyak pihak baik pemerintah pusat, provinsi, OPD dan unsur masyarakat agar SIDa ini dapat kita kawal bersama.

Leave a Comment