Daftar | Login
Beranda| SGM Membangun| SGM Berita| SGM Gallery| SGM IPTEK| SGM Sehat| SGM Topik Utama| SGM Sosok| SGM Tausiyah| SGM Artikel
Malam Ta’aruf Kafilah MTQN XXVIII Tingkat Kalsel

PARINGIN – Menyambut kedatangan Dewan Hakim dan para Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015 yang berdatangan dari 12 Kabupaten/Kota, Panitia Pelaksana MTQN XXVIII menggelar acara Ramah Tamah atau Malam Ta’aruf, yang bertempat di Mesjid Al Akbar, Komplek Islamic Center, Paringin Selatan, Sabtu (18/4). Acara ini selain dihadiri langsung oleh Bupati Balangan H. Sefek Effendie dan Wakil Bupati Balangan H. Ansharuddin, nampak juga hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H.M. Tambrin, M.MPd, Hakim MTQ Internasional yang juga mantan Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Said Agil Al Munawar, MA, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Balangan, dan Ketua TP. PKK Kabupaten Balangan Hj. Mardiana Sefek Effendie.

Dihadapan para Kafilah MTQN XXVIII, Bupati Balangan H. Sefek Effendie dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan karena bisa berhadir pada acara ini. “Selamat datang di Bumi Sanggam, Kabupaten Balangan dan terima kasih pada Malam Ta'aruf ini telah hadir bersama kita semua,” sambutnya.

Bupati juga mengatakan bahwa tentunya para Kafilah sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang ini, karena dorongan ingin meraih prestasi dan mengharumkan nama daerahnya masing-masing. Namun Bupati juga mengingatkan, bahwa keinginan untuk menjadi juara, jangan sampai mengaburkan niat dan tujuan utama untuk mendorong pemahaman, penghayatan dan kecintaan umat Islam terhadap Al Qur'an. “Pada ajang MTQN XXVIII ini, saya mengharapkan semua peserta bersaing secara sehat dan perkuat silaturahmi dan rasa persaudaraan antar kafilah sebagai sesama tilawah yang tentunya memiliki tujuan sama, yakni mendakwahkan keindahan Al Qur’an,” harap Bupati.

Sementara itu, Hakim MTQ Internasional Prof. Dr. H. Said Agil Al Munawar, MA, diawal tausiyahnya mengatakan bahwa, dalam beberapa tahun terakhir ajang MTQ maupun STQ di Indonesia berkembang pesat, yang dapat dilihat dengan terus munculnya usulan penambahan cabang dan golongan yang dilombakan. “Banyaknya usulan penambahan cabang dan golongan yang dimusabaqahkan, menandakan MTQ dan STQ di Indonesia sekarang berkembang pesat. Peningkatan ini tentu saja sangat menggembirakan, sekaligus tantangan, karena harus dibarengi dengan kualitas tilawah itu sendiri,” ungkapnya.

Oleh » Sanggam Kita (sgm) Post. By » sanggamkita » Minggu, 19-04-2015 12:27:51 WIB.

Print Email
Kirim Komentar


Pengunjung hari ini : 86 | Total Pengunjung : 123480 | Hits hari ini : 250 | Total Hits : 588618 | Pengunjung Online : 1